

Oleh: Ine Nurlita Sari, S.Pd., Gr.
Sekolah bukan sekadar ruang untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari buku teks, melainkan laboratorium sosial tempat karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai luhur kewarganegaraan dibentuk. Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, SMA Islam Al-Azhar BSD mencontohkan esensi tersebut dengan menggelar Rangkaian Kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) serta Majelis Perwakilan Kelas (MPK) periode masa bakti baru. Langkah ini menjadi cerminan nyata bagaimana institusi pendidikan Islam modern mampu mengintegrasikan nilai demokrasi universal ke dalam nafas pendidikan karakter peserta didik.

Kegiatan ini merupakan pesta demokrasi elektoral tingkat sekolah, yakni Pemilihan Presiden & Wakil Presiden OSIS serta Ketua MPK SMA Islam Al-Azhar BSD. Proses rekapitulasi akhir yang terdokumentasi pada papan penghitungan suara menunjukkan dinamika suara yang sehat di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Berdasarkan hasil pemilihan suara, pasangan Queen & Lala (Nomor Urut 3) berhasil terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden OSIS dengan raihan mutakhir sebanyak 369 suara. Sementara itu, kepemimpinan MPK dimenangkan oleh Kresna (Nomor Urut 1) yang mengantongi dukungan mayoritas sebesar 342 suara dari total keseluruhan 714 surat suara yang masuk.

Seluruh rangkaian pemungutan suara, manajemen logistik, hingga sidang pleno penghitungan suara dipusatkan di area lingkungan kampus SMA Islam Al-Azhar Bumi Serpong Damai. Perhelatan akbar ini dilangsungkan secara simultan dan tertib pada tanggal 22 Agustus 2025. Momentum tersebut diawali sejak pagi hari saat para siswa mengantre dengan tertib di bilik suara hingga sore hari saat hasil final diputuskan secara transparan. Agenda kolosal ini melibatkan seluruh komponen sivitas akademika SMA Islam Al-Azhar BSD, mulai dari jajaran kepala sekolah, para guru pembimbing, hingga ratusan murid sebagai konstituen aktif. Guna menjaga aspek legalitas dan standar profesionalisme, pihak sekolah turut menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan sebagai mentor sekaligus pengawas eksternal selama jalannya pesta demokrasi.

Pemilu ini diselenggarakan bukan sekadar rutinitas organisasi tahunan, melainkan sarana krusial untuk memberikan edukasi politik dini yang akurat dan berbasis praktik (experiential learning). Sekolah memandang perlunya menanamkan pemahaman komprehensif mengenai arti penting transparansi, akuntabilitas, sistem checks and balances kepada para siswa sebelum mereka terjun sebagai pemilih pemula di tingkat nasional.
Mekanisme pelaksanaan Pemilu diadopsi langsung dari prosedur formal KPU nasional. Berdasarkan kompilasi bukti visual dari berkas gambar, proses berjalan sistematis mulai dari tahap pengambilan nomor urut kandidat, proses registrasi pemilih oleh panitia siswa, pencoblosan di bilik suara terisolasi, hingga tahap akhir berupa perhitungan suara terbuka di hadapan saksi guru dan komisioner KPU Tangearang Selatan.

Keberhasilan pelaksanaan Pemilu OSIS & MPK tahun 2025 ini di bawah binaan Bapak Mohammad Anjas Julio, M.Pd sebagai Pembina OSIS, mematrikan harapan besar bagi keberlanjutan kepemimpinan siswa ke depan. Ekspektasi utama disematkan kepada seluruh peserta didik yang telah belajar menggunakan hak suaranya secara bijak, bahwa pengalaman langsung ini mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi dalam merawat tenun demokrasi bangsa kelak. Bagi kepengurusan baru diharapkan tidak sekadar menjadi figur administratif, melainkan motor penggerak inovasi yang mampu merangkul seluruh aspirasi rekan-rekannya tanpa ada diskriminasi. Semoga lewat bimbingan terpadu, OSIS dan MPK SMA Islam Al-Azhar BSD senantiasa menjadi wadah kolaborasi yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memancarkan karakter pemimpin muslim yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berwawasan global.