
Oleh: Mohammad Agus Kuswanto, S. Pd.
Bulan suci ramadan selalu menawarkan magisnya tersendiri, mengubah dahaga menjadi pahala dan ruang kosong menjadi ajang berbagi tawa. Semangat luhur inilah yang melatarbelakangi hadirnya Festival Ramadan (Fesram) 2026 yang mengusung tajuk “Senyuman di Bawah Langit Ramadhan”. Kegiatan ini lahir bukan sekadar sebagai agenda tahunan sekolah, melainkan dari niat luhur untuk menebar kebahagiaan. Melalui penyaluran santunan dan momentum kehangatan buka puasa bersama, Fesram 2026 dirancang untuk memeluk erat saudara-saudara kita yang membutuhkan dan memastikan kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan oleh semua kalangan.
Kepala SMA Islam Al-Azhar BSD, H. Moch. Mukrim. M. Pd., menyampaikan pandangannya. “Fesram ini bukan sekadar selebrasi atau rutinitas tahunan, melainkan sebuah laboratorium sosial bagi anak-anak didik kami. Kami ingin mereka belajar menumbuhkan empati sejak dini, merasakan langsung bahwa kebahagiaan sejati justru hadir saat kita mampu mengukir senyuman di wajah orang lain, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.” Ungkapnya.
Berlokasi di SMA Islam Al-Azhar BSD, perhelatan mulia ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026. Suasana penuh kekeluargaan langsung terasa memenuhi setiap sudut SMA Islam Al-Azhar BSD. Ratusan anak yatim dan kaum dhuafa hadir sebagai tamu kehormatan. Proses berjalannya acara dikemas dengan sangat apik dan interaktif. Panggung Fesram 2026 tidak membiarkan anak-anak yatim hanya duduk sebagai penonton; sebaliknya acara dibuka dengan gemilang melalui unjuk bakat dari para anak-anak yatim. Anak-anak istimewa ini tampil penuh percaya diri dalam berbagai perlombaan yang menginspirasi, mulai dari lantunan tegas penuh hikmah di lomba dakwah, goresan sarat estetika dalam lomba kaligrafi, intonasi memikat saat menceritakan kisah nabi, hingga lantunan syahdu dari tim hadroh.

Memasuki sore hari, kemeriahan acara memuncak dengan sebuah kejutan manis. Penyanyi religi legendaris, Haddad Alwi, hadir sebagai guest star dan langsung disambut antusiasme yang luar biasa. Lewat senandung selawat yang meneduhkan hati, kehadirannya sukses menyuntikkan kebahagiaan yang berlipat ganda bagi anak-anak yatim piatu sembari menanti azan Magrib berkumandang.
Fesram 2026 meninggalkan satu pesan kemanusiaan yang amat mendalam bagi kita semua. Bahwa harta terbaik adalah yang mampu mengukir tawa di bibir mereka yang tengah dirundung lara, dan agama yang sesungguhnya adalah kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Besar harapan, nyala kebaikan ini tidak terhenti di sini. Semoga pada tahun-tahun berikutnya, Fesram terus terlaksana dengan jangkauan yang lebih luas, terus merangkul lebih banyak jiwa, dan membuktikan bahwa di bawah langit Ramadan, setiap manusia berhak merasakan hangatnya cinta dan senyuman.
